Signal, alternatif WhatsApp yang makin populer




Aplikasi perpesanan alternatif WhatsApp, Signal, semakin populer di dunia setelah bos Tesla Elon Musk mengajak pengikutnya di Twitter untuk menggunakan aplikasi obrolan yang aman itu beberapa waktu lalu.


Sebagian besar pengamat berpendapat Signal dinilai sangat privat. Tak heran Signal menjadi sarana komunikasi pilihan bagi para aktivis, orang-orang di komunitas peretas, dan orang lain yang sangat memperhatikan privasi.


Dilansir dari cnn Indonesia, Komunikasi pada Signal diklaim dienkripsi secara end-to-end, yang berarti hanya orang-orang dalam pesan yang dapat melihat konten dari pesan-pesan tersebut, bahkan perusahaan tidak dapat melihat. Stiker pada Signal juga mendapatkan enkripsi khusus sendiri.


Signal dikembangkan oleh Signal Foundation dan Signal Messenger yang pertama kali diluncurkan pada 29 Juli 2014 disebut menciptakan protokol enkripsi yang digunakan oleh perusahaan lain termasuk WhatsApp dan Skype.


Selain konten dienkripsi, Signal benar-benar privat karena pengguna dapat mengatur agar pesan menghilang setelah jangka waktu tertentu yang disesuaikan. Signal hampir tidak mengumpulkan data tentang penggunanya.


Satu-satunya informasi yang pengguna berikan pada aplikasi adalah nomor telepon. Perusahaan bahkan sedang berupaya untuk memisahkannya dari penggunaan Signal dengan membuat server kontak terenkripsi.


Sehingga, Signal tidak memiliki data untuk diserahkan jika polisi mendatangi Signal untuk meminta data tentang penggunanya.


Sebagian alasan mengapa tidak ada aktivitas mengumpulkan data adalah karena Signal adalah organisasi nirlaba, bukan perusahaan nirlaba. Tidak ada iklan, jadi tidak ada insentif untuk melacak pengguna.


Fitur Signal

Dikutip dari laman resminya, percakapan di Signal dienkripsi ujung ke ujung atau hanya dapat dibaca atau didengar oleh penerima yang dituju. Bagi Signal, privasi bukanlah mode opsional, tapi ini cara Signal bekerja.


Lantaran dibangun dengan sumber terbuka, kode sumber lengkap untuk klien Signal dan server Signal tersedia di GitHub. Ini memungkinkan pihak yang berkepentingan untuk memeriksa kode untuk keamanan dan kebenaran.


Lain itu, karena Signal dikembangkan oleh organisasi nirlaba, aplikasi ini tidak membutuhkan iklan. Signal tidak menggumpulkan data penggunanya, dan satu-satunya informasi yang terkumpul adalah nomor telepon pengguna saat mendaftar.


Seperti aplikasi perpesanan pada umumnya, Signal juga dibekali sejumlah fitur komunikasi baik antar-individu maupun secara kelompok. Signal bisa dipakai untuk berbagi teks, pesan suara, foto, video, GIF, dan berkas secara gratis, termasuk panggilan suara dan video. Ada pula fitur grup.


Jika memutuskan memakai Signal, apa pun alasannya, mungkin kekhawatiran terbesar justru datang dari orang terdekat. Pasalnya, bisa jadi teman atau keluarga Anda tidak ikut pindah. Anda harus menyakinkan mereka untuk sudi beralih.(*/ftr)

60 tampilan0 komentar