Langkah Mudah Untuk Perencanaan Sukses Virtual Event


Krisis akibat virus COVID-19 telah menghancurkan berbagai sektor bisnis dan ekonomi salah satunya usaha event organizer . Akibat Penerapan Social Distancing membuat acara besar yang berkaitan dengan event tidak diperbolehkan, bisa berjalan sampai dinyatakan aman dari virus Corona.


Agar tetap bisa eksis suatu kegiatan melalui Event Creator / Event organizer (EO) tetap harus kreatif untuk menjalankan usaha salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital untuk penyelenggaraan event secara virtual dengan konten-konten virtual, manpower, perencanaan produksi, dan lain-lain.


Sebelum menuju teknis, so apa sih yang di maksud virtual event. Virtual even adalah Acara virtual dapat berupa konferensi, streaming langsung, atau jenis acara apa pun yang berlangsung secara online melalui platform media sosial. Peningkatan teknologi dan media sosial telah membuka pintu ke cara baru untuk terhubung secara online, dari tur museum virtual hingga sesi Tanya Jawab langsung dengan astronot di luar angkasa.


Bahkan beberapa konferensi terbesar telah menggunakan sebagian atau seluruhnya digital. Memindahkan acara seperti ini secara online dapat mengurangi biaya , serta bisa diakses oleh jutaan audiens. Pada tahun 2018, streaming langsung YouTube Coachella menghadirkan Beyoncé's Homecoming lebih dari 41 juta orang dari 232 negara, yang hadir secara langsung.


Nah berikut Langkah Mudah untuk Perencanaan yang sukses untuk Virtual Event yang bisa menarik audiens :


1. Pilih platform streaming yang paling sesuai

Ada banyak platform streaming online yang bisa kamu manfaatkan untuk event online. Nah, setelah kamu sudah tau mau ngapain aja di event online, kamu wajib melakukan riset tiap platform agar bisa sesuai untuk event online-mu. Ini yang bisa jadi bahan pertimbangan, jenis event online yang akan kamu siarkan. Beri tahu audiens Anda , platform dan format mana yang akan digunakan untuk menjangkau mereka, gunakan salah satu yang memungkinkan mereka untuk tetap terhubung dari awal hingga akhir.

2. Tes semua perangkat

Dalam acara virtual even akan ada puluhan bahkan ratusan audiens yang akan menyaksikan event online perdana-mu. Pastinya tidak ingin ada kesalahan yang membuat first impression eventmu menjadi buruk sejadi-jadinya, bukan?

Untuk menghindari hal itu kamu wajib melakukan running test ke semua perangkat, mulai dari audio, video, dan yang paling penting jaringan internet yang stabil. Kamu juga perlu untuk latihan menjalankan event online kamu, merekamnya, lalu evaluasi seluruh performa untuk menjadikannya sempurna saat live nanti.

3. Promosikan Acara Anda

Acara virtual harus dipromosikan seperti acara langsung pada umumnya. Di sinilah media sosial berperan. Ya, ada metode pengeposan melalui media sosial . Anda harus melampaui itu, dan juga memasukkan metode lain. Mungkin Anda dapat menggunakan Instagram atau Snapchat untuk menunjukkan kepada penonton tempat acara akan berlangsung. Posting media sosial juga dapat menyertakan link ke konten lain, seperti bios speaker, vlog, atau video tutorial tentang cara login ke live streaming.

Terakhir, jangan lupakan hashtag acara dan sering-seringlah menggunakannya, sambil mendorong pengikut untuk melakukan hal yang sama. Jika Anda memiliki pelanggan email, gunakan buletin Anda sebagai alat promosi lain dengan tautan ke halaman pendaftaran acara dan materi promo lainnya.

4. Mengaktifkan Social Stories

Social Stories adalah platform yang bagus untuk berbagi video dan visual tutorial, wawancara, dan banyak lagi. Tambahkan filter, efek khusus, dan stiker untuk menjawab pertanyaan, melakukan polling, mengadakan pengambilalihan influencer, dan banyak lagi. Di Instagram, Anda dapat menambahkannya ke sorotan untuk pemirsa di masa mendatang.

Pendekatan singkat untuk siaran langsung menbagikan via Instagram Stories, Facebook Stories dan TIK tok .(FTR)

72 tampilan0 komentar