Duh, Pemain Mahal Ini Gagal Bersinar Bersama Tim Barunya


Membeli pemain mahal belum tentu bisa menjamin sebuah klub bola menjadi juara liga. Alih –alih demi membuat skuad lebih kuat, harga mahal yang dibanderol terhadap sejumlah pemain berani ditebus klub-klub. Ada beberapa pemain yang telah didatangkan dengan harga mahal namun gagal bersinar bersama klub barunya. berikut beberapa pemain yang gagal bersinar diklub barunya.


1. Donny Van de Beek, (Manchester United)


Pemain tengah berpaspor Belanda Van de Beek, bernasib sial. Donny van de Beek ditebus senilai 40 juta pounds (sekitar Rp 764 miliar) oleh Manchester United dari Ajax Amsterdam tidak bermain maksimal. Pasalnya, Van de Beek belum mendapat menit bermain reguler bersama MU. Dia baru tampil sebanyak empat kali sebagai pemain pengganti dan tidak bermain ketika MU ditahan imbang 0-0 oleh Chelsea



Legenda hidup Belanda Marco van Basten tak habis pikir dengan keputusan van de Beek untuk bergabung dengan United. Kepindahan ke MU otomatis membuat Van de Beek lebih mampan dalam urusan finansial. Namun, menit bermain yang jarang bisa merusak performanya.


Sebagai gelandang Van de Beek memiliki kecepatan dan kemampuan menggiring bola yang kuat. Van de Beek juga bisa menjadi pemain yang mengejutkan lini belakang lawan dengan muncul dari lini kedua dan mencetak gol. Kelebihan yang dimiliki pemain muda ini belum mendapatkan kepercayaan Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, justru lebih banyak membangku cadangkan pemain memiliki fisik dan stamina yang kuat ini.


2. Antoine Griezmann (Barcelona)


Antoine Griezmann masih belum menemukan performa terbaiknya di musim kedua bersama Barcelona. Saat melakoni laga perdananya masih jauh dari kata memuaskan. Ia hanya membuat delapan gol dari 26 penampilan di La Liga. Bahkan Griezmann belum mencetak sebiji gol pun dalam empat laga awal Liga Spanyol di musim keduanya bersama Barcelona.



Capaian tersebut jelas kurang hebat jika dibandingkan ketika Griezmann masih merumput bersama Atletico Madrid. Padahal, Blaugrana harus mengeluarkan uang sebanyak 120 juta euro atau sekitar Rp 2,09 triliun.


Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps memiliki analisis sendiri soal kondisi anak asuhnya itu. Ia kebetulan ditanya wartawan saat Griezman dan tim Prancis lain bersiap tampil di UEFA Nations League.


Deschamps mengungkapkan, Griezmann dalam kondisi 'tidak bahagia' di Barcelona. Ia tak nyaman karena pelatih Barca Ronald Koeman memberi peran yang tak sesuai posisinya.


3. Eden Hazard (Real Madrid)


EDEN Hazard pemain gelandang serang mengalami penurunan level bersama Real Madrid. Tampil begitu luar biasa di Chelsea, petualangannya di La Liga bersama Real Madrid seperti mimpi buruk.


Dibeli 110 juta eruo musim panas tahun lalu, kapten timnas Belgia itu hanya mampu mencetak satu gol dan satu assist. Dibandingkan torehannya sebelum berlabuh di Santiago Bernabeu, statistik gol dan assist-nya tersebut sangat buruk.



Saat bermain untuk Chelsea, Hazard total mencetak 16 gol di Premier League. Selain itu, ia juga memberikan 15 assist. Jumlah bantuan untuk rekan setimnya tersebut menempatkan dia sebagai raja assist di Liga Inggris.

Penurunan level ini tak lepas dari serangkaian cedera yang membekapnya sejak datang ke Bernabeu. Sejak pramusim, ia lebih banyak berada di ruang medis. Bahkan, setelah musim bergulir, dia mengalami dua cedera parah. Termasuk retak fibula kaki kanan yang memaksanya harus menjalani operasi.


4. Joao Felix (Atletico Madrid)


Atletico Madrid tak main-main saat nekat mendatangkan bakat muda asal Portugal Joao Felix. Penyerang seba bisa yang berbanderol 120 juta euro, di musim perdananya di Atletico Madrid hanya mampu mencetak empat gol di 20 laga La Liga .



Kalau melihat rekornya di Benfica serta jumlah dana yang dikeluarkan Atletico, sumbangsihnya jelas mengecewakan. Ketika masih bersama Lisbon musim lalu, pemain yang diklaim sebagai The Next Cristiano Ronaldo itu mencetak 15 gol dan tujuh assist. Sebuah catatan produktivitas yang masih jauh dari harapan untuk pemain dengan harga selangit .


Mantan striker Belanda, Rafael van der Vaart, menganggap Joao Felix salah pilih klub dengan mendarat di Atletico Madrid. Van der Vaart mengakui kemampuan Felix. Sehingga ia merasa heran Felix justru kesulitan beradaptasi di bawah asuhan Diego Simeone. Alhasil, ia menuduh Felix salah pilih klub. Nah loh!! (Ftr)

70 tampilan0 komentar
  • Facebook
  • Instagram

©2023 by Digital Klite 107.1 Fm Bandung